Kamis, 04 Oktober 2012

Lomba Lari


Pada suatu ketika di hutan, Kancil yang sombong tengah berbincang dengan Siput, Kerbau, dan Kura-kura. “Hai, kalian tahu kan, aku adalah pelari tercepat di hutan ini!” ungkapnya sombong. Teman-temannya di hutan hanya bisa menggerutu mendengar ucapan kancil.

“Sombong sekali Si Kancil itu,” kata siput pada Kerbau.

“Bicara apa kau siput, kau hewan yang lamban tahu apa?”, Kancil menghardik.

Kura-kura yang tak tahan mendengar kesombongan Kancil akhirnya buka mulut, ”Hai kancil! Kutantang kau lomba lari denganku,” kata kura-kura.

“Ha…ha…ha… hewan lamban sepertimu menantangku, apa kau bercanda?” jawab Kancil dengan sombong.

“Aku bersungguh-sungguh ungkap kura-kura, besok pagi kau kutunggu di tempat ini untuk lomba lari denganku,” kata Kura-kura.

“Perlombaan bodoh!, sudah pasti aku pemenangnya. Hmmm,.. tapi baiklah. Aku ingin melihat kau mempermalukan dirimu sendiri,” ungkap Kancil.

Keesokan harinya, para penghuni hutan telah mempersiapkan rute perlombaan lari antara Kancil dan Kura-kura. Meski pemenangnya sudah bisa ditebak, mereka tetap antusias menyaksikan lomba lari ini. Kancil dan Kura-kura bersiap di garis start, Kerbau memberikan aba-aba. “Siap Kancil dan Kura-kura?” tanyanya.

“Ya!” ucap Kancil dan Kura-kura serempak.

“Satu,…dua…tiga!”, Kerbau memberi aba-aba.

Mendengar aba-aba itu kura-kura langsung berlari. Penghuni hutan memberikan semangat padanya. Hal yang berbeda terjadi pada Kancil, dia malah berbaring kemudian tiduran dengan santai.

“Lebih baik aku bersantai saja dulu disini, daripada harus bosan menunggu Kura-kura yang lamban di garis finish,” kata Kancil.

Penghuni hutan sangat kesal melihat tingkah Kancil yang sombong. Di track perlombaan Kura-kura merasa heran karena dia tak melihat Kancil melewatinya. Tiba-tiba Kura-kura melihat sungai mengalir menuju garis finish di pinggir arena lomba lari.

“Aku punya aide, akan kuhanyutkan diriku ke sungai agar lebih cepat sampaike garis finish,” gumamnya dalam hati.

Kura-kura kemudian menghanyutkan dirinya ke sungai dan segera sampai di garis finish. Penghuni hutan bersorak sorai. Kancil yang berlari cepat keheranan melihat kura-kura telah sampai di garis finish lebih dulu.

“Bagaimana bisa dia lebih cepat dariku? Dia pasti curang!”, kata Kancil.

“Tidak ada aturan yang melarang apapun dalam perlombaan ini, jadi Kura-kura sah sebagai pemenang, “ kata Kerbau.

Kancil yang sombong akhirnya meninggalkan arena perlombaan dengan muka yang murung dan tertunduk malu. Sikapnya yang meremehkan kura-kura dan menyombongkan diri membuatnya malu di hadapan para penghuni hutan. Sejak saat itu, ia tidak pernah menyombongkan dirinya lagi.

***

Pesan Moral

Sebagai manusia, tidak boleh sombong. Kesombongan hanya akan mencelakakan dirinya sendiri dan tidak akan disukai oleh orang lain.


*) Anisa Wijayanti : Ciamis, Jawa Barat.
Sumber gambar dari sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar