Tampilkan postingan dengan label Karya KomTE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya KomTE. Tampilkan semua postingan
Minggu, 27 Oktober 2013
Ensiklopedia Anak Genius Pemecah Rekor
Adik-Adik
ingin cerdas seperti Akrit Jaswal, yang menjadi dokter termuda di
dunia? Atau, ingin seperti Aelita Andre, bocah yang diyakini sebagai
penerus Pablo Picasso, yaitu sang legenda lukis dunia?
Ah, wajar! Mereka kan orang-orang luar negeri. Bukan orang Indonesia.
Eit, jangan bilang begitu ya! Di Indonesia banyak juga lho anak-anak
yang genius dan berprestasi. Ada Muhammad Yahya Harlan, yang sukses
membuat situs pertemanan seperti Facebook. Ada juga Mohammad Itqon
Alexander, bocah TK yang masuk MURI (Museum Rekor Indonesia; sekarang
Museum Rekor Dunia Indonesia) karena kehebatannya menghafal peta dunia
dan 198 bendera negara pada usia belia. Dan, masih banyak lagi nama
hebat lainnya.
Untuk melengkapi
kisah dan perjuangan mereka, buku ini menyuguhkan juga kisah 50 tokoh
penemu ternama di dunia. Dengan demikian, melalui buku ini, kalian bisa
mengetahui kisah perjuangan orang-orang hebat dan genius dari masa ke
masa.
Segera miliki buku ini, lalu baca kisah mereka, maka kalian akan terinspirasi untuk menjadi hebat seperti mereka!
Aktivitas Kreatif Anak PAUD
Buku ini diasjikan untuk membantu para guru dan orang tua dalam
menumbuhkembangkan potensi anak. Bisa dijadikan acuan para guru di PAUD,
Play Group, Kelompok Bermain, dan sejenisnya. Bisa pula dijadikan acuan
orang tua dalam mendampingi anak bermain sambil belajar di rumah.
Sekilas isi buku:
- Mengenal diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.
- Mengenal perbuatan baik dan buruk.
- Melatih kemampuan fisik motorik membuat garis lurus dan melengkung.
- Mengenal bilangan 1-10.
- Menyanyikan lagu berirama sederhana.
- Mengungkapkan cerita.
- Mengenal bentuk, warna, dan ukuran.
- Membedakan rasa.
- Melipat kertas, menggunting, dan menempel.
RP. 30.000
Koleksi Dongeng Plus Fakta Unik Tentang Binatang
Tiba-tiba,
ada serangan dari ratusan kumbang. Kumbang-kumbang itu ingin merebut
madu
yang dihasilkan oleh lebah. "Kita diserang!" teriak Dobee. "Segera
bentuk pertahanan!" Dengan sigap, lebah-lebah membentuk pertahanan.
Dengan gagah berani, mereka menyerang balik kawanan kumbang. Mereka
membentuk formasi yang sulit ditembus oleh pasukan mana pun, termasuk
pasukan kumbang.
***
Itulah kutipan salah satu kisah keren nan menegangkan di dalam buku ini. Selain berisi koleksi kisah dan pesan moral, buku ini juga berisi banyak sekali pengetahuan/fakta unik seputar hewan. Misalnya, ternyata semut mampu mengangkat beban yang memiliiki berat 20 kali dari tubuhnya. Wah, hebat ya?! Fakta unik lainnya, lebah madu ternyata dapat terbang sejauh 6 mil dari sarangnya dengan kecepatan setara 15 mil per jam. Sepanjang hidupnya, lebah terbang sejauh 90.000 mil atau setara dengan tiga kali keliling bola bumi. Wow, sangat menakjubkan!
Masih banyak lagi dongeng dan fakta unik lain dalam buku ini. Buruan baca dan temukan pengetahun-pengetahuan unik dan mencengangkan tentang hewa. Selamat membaca!
***
Itulah kutipan salah satu kisah keren nan menegangkan di dalam buku ini. Selain berisi koleksi kisah dan pesan moral, buku ini juga berisi banyak sekali pengetahuan/fakta unik seputar hewan. Misalnya, ternyata semut mampu mengangkat beban yang memiliiki berat 20 kali dari tubuhnya. Wah, hebat ya?! Fakta unik lainnya, lebah madu ternyata dapat terbang sejauh 6 mil dari sarangnya dengan kecepatan setara 15 mil per jam. Sepanjang hidupnya, lebah terbang sejauh 90.000 mil atau setara dengan tiga kali keliling bola bumi. Wow, sangat menakjubkan!
Masih banyak lagi dongeng dan fakta unik lain dalam buku ini. Buruan baca dan temukan pengetahun-pengetahuan unik dan mencengangkan tentang hewa. Selamat membaca!
101 Kebiasaan si Anak Shalih
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Tebal : 146 hlm
Penerbit : Idea World Kidz
ISBN : 978-602-7728-51-6
Harga : Rp 52.000
Adik-adik, tahukah kalian, siapa suri tauladan terbaik sepanjang masa? Betul sekali, dialah
Nabi
Muhammad saw, sang rasul akhir zaman. Beliau meninggalkan ajaran yang
begitu mulia, termasuk adab atau kebiasaan yang baik dalam hidup
sehari-hari. Nah, kita perlu mengikuti tuntunan tersebut agar perilaku
kita senantiasa terjaga. Dengan begitu, Allah akan menyayangi kita, dan
orangtua kita pun akan semakin bangga terhadap kita.
Buku ini berisi 101 kebiasaan baik generasi anak shalih berdasarkan
tuntunan Rasulullah saw. Ditulis dengan gaya bahasa yang ringan sehingga
mudah dipahami dan asyik dibaca. Tidak hanya itu, buku ini juga
dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik, jenaka, dan penuh warna. Wow,
adik-adik pasti suka!
Tunggu apa lagi, yuk segera miliki buku ini! Selamat menjadi generasi anak shalih, ya!
***
Daftar Isi Buku
Prakata
A.
Kukuruyuk…., Alhamdulillah Hari Telah Pagi
(Kebiasaan Anak Shalih pada Pagi Hari)
- Segera Bangun Tidur Saat Dibangunkan Ibu
- Tidak Perlu Menangis Saat Bangun Tidur
- Jika Masih Mengantuk, Gerakkan Badanmu
- Lipat Selimut dan Rapikan Tempat Tidur
- Gosok Gigi dan Berwudhu
- Shalat Subuh, Yuk!
- Mandi Pagi Agar Badan Segar
- Sarapan Pagi untuk Menyusun Energi
B.
Saatnya Makan, Sayang!
(Kebiasaan Anak Shalih Saat Makan dan Minum)
- Jangan Menunda Makan, Bisa Sakit Lho!
- Makanan dan Minumanku Halal dan Bergizi
- Gunakan Tangan Kanan, Ya!
- Makan atau Minum Sambil Duduk
- Nyam.. Nyam.. Nyam.. Jangan Bersuara Saat Makan
- Jangan Ngebut Saat Makan
- Habiskan Makanannya Dulu, Baru Minum
- Makan Secukupnya, Jangan Kekenyangan!
- Aku Hebat, Makananku Tidak Tercecer Lho!
C.
Awas, Hati-Hati!
(Anak Shalih Selalu Berhati-Hati)
- Hati-hati Jika Memanjat
- Kalau Berlari, Hati-hati
- Hati-hati dengan Api, Bisa Terbakar
- Pisau Itu Tajam, Jika Melukai Akan Terasa Perih
- Saat Naik Mobil, Aku Tidak Menjulurkan Tangan ke Luar
- Saat Membonceng Motor, Pegangan yang Erat Ya!
- Lihat ke Kiri dan Kanan Ketika Menyeberang Jalan
- Tidak Mengikuti Orang yang Tidak Dikenal
- Tidak Terlalu Dekat Saat Menonton TV
D.
Semua Adalah Teman
(Anak Shalih Pintar Bersosialisasi)
- Sapalah Semua Teman
- Semua Teman Kuajak Bermain
- Berbagi Mainan dengan Teman
- Katakan “Pinjam” Jika Menginginkan Mainan Teman
- Tak Pernah Kupanggil Mereka dengan Julukan yang Buruk
- Lebih Baik Mengalah daripada Membuat Teman Menangis
- Aku Suka Membantu Teman yang Kesulitan
- Si Adi Sedang Sakit, Yuk Kita Jenguk!
E.
Bersih Itu Sebagian dari Iman
(Anak Shalih Selalu Menjaga Kebersihan)
- Rajin Menggosok Gigi
- Memotong Kuku Secara Teratur
- Bungkus Makanan Dibuang di Tempat Sampah
- Koleksi Bukuku Tak Berdebu
- Boleh Main Lumpur, Tapi Segera Mandi yang Bersih
- Agar Sehat dan Wangi, Rambutku Kusampo
- Tidak Meludah atau Membuang Ingus Sembarangan
- Pipis di Kamar Mandi, Jangan Lupa Disiram Ya!
- Mencuci Tangan Sehabis dari Toilet
F.
Aku Bisa Melakukannya Sendiri
(Anak Shalih Pasti Bisa Mandiri dan Tanggung Jawab)
- Aku Bisa Memakai Baju dan Sepatu Sendiri
- Makan Sendiri Ternyata Lebih Enak daripada Disuapi
- Aku Juga Bisa Mandi Sendiri, Lho!
- Ketika Terjatuh, Aku Segera Berdiri
- Saat Ditinggal Ibu, Aku Tidak Menangis
- Aku Bisa Menjaga Adik
- Selesai Bermain, Kubereskan Sendiri Mainanku
- Selesai Makan, Piringku Kutaruh di Tempat Cuci
G.
Kenapa Harus Takut?
(Anak Shalih Pasti Berani dan Percaya diri)
- Tidak Perlu Lagi Ditunggu Ibu Saat Sekolah
- Aku Berani Memimpin Doa di Depan Kelas
- Tidak Perlu Takut atau Malu Bertanya kepada Bu Guru
- Kalau Ada yang Berbuat Salah, Kunasihati Ia dengan Baik
- Aku Senang Bisa Ikut Lomba Walau Tidak Jadi Juara
- Aku Tidak Takut Gelap
- Berani Periksa ke Dokter
- Tidak Takut pada Serangga
H.
Ini Dia, Ucapan-ucapan Anak Shalih
(Anak Shalih Selalu Mengucapkan Kata-Kata yang
Terpuji)
- Baca “Bismillah” Setiap Akan Melakukan Sesuatu
- Ucaplah “Alhamdulillah” Saat Hati Senang atau Selesai Melakukan Sesuatu
- “Innalillah…”, Ucapanku Saat Ada Musibah
- “Astaghfirullah” Lebih Tepat daripada “Astaga”
- Ucapkan “Subhanallah” Saat Melihat Keindahan
- Ucapkan Salam Saat Bertemu Teman
- Ucapkan “Terima kasih” Saat Diberi Sesuatu atau Ditolong Orang Lain
- Meminta Maaf Jika Melakukan Kesalahan
- Katakan “Tolong”, Saat Ingin Meminta Bantuan
- Tidak Berkata Bohong
- Permisi, Saya Mau Lewat!
I.
Waktunya Shalat Berjamaah
(Kebiasaan Anak Shalih dalam Beribadah)
- Saat Adzan Berkumandang, Aku Selalu Menjawabnya
- Ayah, Ibu, Ajari Aku Berwudhu
- Saat Ayah dan Ibu Shalat, Aku Iku Shalat
- Jika Ayah dan Ibu Sedang Shalat, Aku Tidak Mengganggu
- Alhamdulillah, Sekarang Aku Hafal Al-Fatihah
- Ternyata Surat-Surat Pendek Itu Mudah Dihafal Lho
- Tidak Buru-buru Bermain Setelah Shalat. Berdzikir dan Berdoa Dulu!
- Yuk, Kita Mengaji Al-Qur’an!
J.
Aku Anak yang Berbakti kepada Orangtua
(Kebiasaan Birrul Walidain si Anak Shalih)
- Kupenuhi Panggilan Ibu
- Anak Shalih Selalu Mendokan Kedua Orangtua
- Semua yang Diperintahkan Ibu, Pasti Kukerjakan
- Aku Suka Membantu Ibu di Rumah
- Aku Tidak Meminta Upah untuk Pekerjaan yang Ditugaskan Ibu
- Berteriak-teriak Meminta Sesuatu kepada Orangtua Itu Tidak Baik
- Nasihat Orangtua Selalu Kutaati
- Tidak Menuntut Orangtua untuk Membelikan Sesuatu
- Mencium Punggung Tangan Orangtua Saat Bersalaman
K.
Aku Anak yang Santun
(Kebiasaan Anak Shalih Sopan dan Santun)
- Kupanggil Mereka “Mas”, “Mbak”, “Kakak”, dan “Adik”
- Tidak Berkacak Pinggang dan Besar Kepala
- Tidak Sopan, Memegang Kepala Orang yang Lebih Tua
- Tidak Memotong Pembicaraan Orang Lain
- Tidak Duduk di Atas Meja
- Menuding Muka Orang Lain Itu Tidak Baik
- Kalau Ada Tamu, Kusambut Ia dengan Baik
L.
Sudah Malam, Waktunya Bobo!
(Kebiasaan Anak Shalih Sebelum Tidur)
- Tidak Bobo Larut Malam Agar Bisa Bangun Pagi
- Sebelum Tidur Aku Selalu Gosok Gigi dan Cuci Kaki
- Sebelum Tidur Aku Juga Pipis Dulu
- Aku Berani Bobo Sendiri Lho
- Tidak Perlu Berebut Bantal atau Selimut dengan Adik
- Ternyata Bobo Tengkurap Itu Tidak Baik
- Berdoa Dulu Sebelum Bobo
Sabtu, 13 Juli 2013
Memahami Asmaul Husna Melalui Cerita
Judul :
Hafal Luar Kepala 99 Asmaul Husna for Kids
Penulis :
Irham Sya’roni
Penerbit : Laksana Kidz, Yogyakarta
Tebal :
104 halaman
Cetakan : I, 2013
Dalam Agama Islam, Asmaul Husna menempati kedudukan yang sangat
istimewa. Banyak dalil dalam Al-Qur’an maupun hadits Nabi yang menegaskan kedahsyatan
Asmaul Husna tersebut. Bahkan, dalam setiap tarikan napas para muslim dalam
berdzikir pun tidak luput dari rapalan asma-asma agung nan indah Allah Swt
tersebut.
Dalam Al-Qur’an, misalnya, disebutkan bahwa apa pun doa yang kita panjatkan
kepada Allah Swt sebaiknya dimulai dengan Asmaul Husna. Dengan kekuatan Asmaul
Husna inilah segala pinta kita kepada-Nya akan begitu mudah dikabulkan. Allah
Swt berfirman, “Hanya milik Allah-lah Asmaul Husna. Maka, berdoalah
kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu.” (Q.S. Al-A’raf [7]: 180)
Dalam sabda Nabi pun dinyatakan bahwa siapa pun yang menjaga Asmaul
Husna maka ia akan masuk surga. “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus
kurang satu. Siapa yang menjaganya maka dia masuk surga,” demikian sabda beliau
Saw.
Dalam hadits tersebut Nabi hanya menyebut “menjaga”, apakah artinya
sekadar menjaga Asmaul Husna sebagaimana kita menjaga sesuatu agar tidak rusak
atau dicuri orang? Para ulama menafsirkan bahwa menjaga Asmaul Husna bisa
diartikan secara komprehensif sebagai langkah kontinu, istiqamah, dan
berkelanjutan dari mengenal Asmaul Husna, menghafalnya, memahaminya, dan mengimplementasikannya
dalam kehidupan sehari-hari. Keistiqamahan dari mengenal hingga
mengimplementasikan Asmaul Husna inilah yang akan menuntun manusia menuju
surga, sebagaimana janji Nabi dalam hadits di atas.
Bagi para santri atau orang-orang yang hidup di lingkungan
pesantren dan madrasah, semua tahapan itu tentu tidak terasa berat dilalui. Tetapi,
bagi mereka yang hidup jauh dari pesantren atau madrasah, menjaga Asmaul Husna
bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itulah dibutuhkan metode atau cara yang
tepat bagi kalangan awam ini dalam menjaga Asmaul Husna. Beruntung Irham Sya’roni
memahami kondisi kalangan awam ini. Melalui metode cerita, penulis yang penah nyantri
di beberapa pesantren ini mengajak kalangan awam untuk mengenal, menghafal,
memahami, dan mengamalkan Asmaul Husna.
Buku ini menuturkan 99 Asmaul Husna atau nama-nama Allah yang baik
beserta artinya. Selain itu, disajikan pula Asmaul Husna dalam versi bahasa
Inggris sebagai pondasi awal dalam mengenal dan menghafal Asmaul Husna. Sementara
untuk target pemahaman dan pengimplementasian, penulis menggunakan metode cerita,
tentunya cerita yang sesuai dan relevan dengan masing-masing nama Allah dalam
Asmaul Husna tersebut.
Buku yang mulanya disegmentasikan untuk anak-anak ini dalam faknya justru
bisa dijadikan rujukan pula oleh kalangan awam. Membaca buku ini serasa membaca
buku cerita atau komik. Tidak banyak istilah-istilah “berat” yang dimunculkan
sehingga menjadikan buku ini ringan, segar, kriuk, dan mudah dipahami.
*)
Diresensi oleh: Ulfah Nurhidayah, koordinator Komunitas Tinta Emas (KomTE)
Minggu, 02 Juni 2013
Sabtu, 25 Mei 2013
Menulis Huruf & Angka Plus Mewarnai untuk PAUD & TK
Buku
ini sangat tepat menjadi acuan dan panduan bagi putra-putri Anda dalam
belajar menulis huruf dan angka. Setiap halaman dan tahapan belajar
selalu dilengkapi dengan tabel-tabel evaluasi untuk memantau
perkembangan penguasaan anak. Semakin menarik dan menyenangkan bagi anak
karena setiap abjad disertai juga media berekspresi berupa gambar besar
untuk diwarnai.
Secara lengkap, buku ini memuat materi sebagai berikut:
- Pengenalan abjad
- Latihan menulis huruf a-z
- Pengenalan angka 1-20
- Pengenalan benda sesuai dengan abjad
- Latihan mewarnai gambar
- Permainan melengkapi kolom huruf
- Permainan menghitung objek gambar
Judul : Menulis Huruf & Angka Plus Mewarnai untuk PAUD dan TK
Penulis : Bunda Neswa
Penerbit : Laksana Kidz, Yogyakarta
Format : Bending, Full Color
Tebal : 48 Halaman
Sabtu, 20 April 2013
Buku Baru: abacaka; Belajar Membaca Cepat, Mudah, dan Menyenangkan untuk Usia 3-6 Tahun
Penulis: Ulfah Nurhidayah, S.Pd.I & Lilis Suryani, S.Pd
Penerbit : Laksana, Yogyakarta. (Imprint penerbit DIVA Press Gorup)
Harga: Rp 45.000,-
Terbit: April 2013.
Bonus: Balok dan Kartu Baca "abacaka"
Format: Bending, dua Warna.
“Anak
balita (bawah 5 tahun) dapat diajarkan membaca dan lebih efektif daripada anak
yang memasuki usia 6 tahun. Anak yang berumur 4 tahun lebih efektif daripada
anak yang berumur 5 tahun. Anak berumur 3 tahun lebih mudah diajari daripada
anak berumur 4 tahun.”
-- Glenn
Doman,
Pendiri The Institute for
The Achievement of Human Potential di Philadelphia
“Saya
memandang buku ini sangat tepat untuk
pedoman orang tua maupun guru dalam mengenalkan dan mengajarkan membaca kepada
anak. Ada beberapa kelebihan yang dimiliki buku ini: (1) dilengkapi dengan
gambar sehingga memudahkan anak untuk mengingat suku kata yang sedang
dipelajari, (2) dibaca tanpa mengeja sehingga anak tidak terbebani dengan
menghafal huruf per huruf, (3) menggunakan font
yang besar dan jelas sehingga anak mudah membacanya, (4) dan dilengkapi pula ‘balok
dan kartu abacaka’ sebagai media bermain anak ketika mereka lelah belajar
membaca dengan media buku.”
--Prof. (H.C) Drs. H. Suparlan, S.H., M.Sc.,
HL. Mediator
Ketua
Yayasan Pendidikan Sosial Kemasyarakatan Ratnaningsih Prov. DIY
“Balok ‘abacaka’ dan kartu ‘abacaka’ yang
terlihat sederhana akan memiliki manfaat luar biasa. Ketika orang tua,
pendidik, dan pengasuh menggunakan balok ini untuk mengenalkan membaca, anak akan
merasa bahwa dirinya sedang bermain.”
-- Hj. Suyatminah, S.Pd
Ketua
Himpaudi Kabupaten Bantul Prov. DIY








